Tuesday, March 31, 2015

Renungan Di Hari Jadiku



Hari ini tepat tanggal 01 April. Entah mengapa aku lupa bahwa hari ini adalah hari jadiku. Tidak ada rasa senang dalam pikirianku saat aku ingat akan hal itu. Melainkan kaget dan takut. Usiaku memang bertambah namun umurku hidup di dunia ini sebenarnya berkurang. Sempat aku melamun, beranjak pergi ke masa lalu. Melewati lorong waktu kehidupanku 19 tahun ke belakang. Berusaha untuk mengingat setiap kepingan masa lalu bersama semua orang. Keluarga, teman, guru, sahabat, dan yang lainya. Banyak pertanyaan dalam benak ku. Apakah aku sudah melakukan sesuatu yang  baik untuk mereka selama 19 tahun ini? Apakah aku sudah menjadi sesuatu yang berarti untuk mereka? Apakah mereka senang diriku ini masuk dalam kehidupan mereka? Apakah aku sudah menjadi seseorang yang bermanfaat untuk mereka? Akankah aku akan muncul dalam kenangan mereka saat mereka teringat masa lalu mereka? Atau malah sebaliknya. Aku ini hanya sebagai pengganggu dalam hidup mereka? Aku hanya bisa membuat mereka terluka atas tingkah dan laku ku? Atau aku hanya sebagai beban di hidup mereka? Ya Alloh. Maafkan hamba-Mu ini bila keberadaanku di kehidupan mereka seperti itu. Maafkan aku Pak. Mah. Anakmu ini belum bisa memberikan apapun yang bisa membuat kalian bangga. Maafkan aku kak. Bila adikmu ini selalu merepotkan kalian. Maafkan aku dik. Jika kakakmu ini belum bisa menjadi kakak yang baik untuk kalian. Maafkan aku teman-teman. Mungkin aku selalu membuat kalian jengkel. Maafkan semuanya. Maafkan aku.. Karena kalianlah motivator dalam kehidupanku selama ini. Bahkan, pertanyaan lainpun bermunculan tentang aku dan Tuhanku. Apakah imanku sempurna di mata-Nya? Apakah amalku sudah cukup untuk bisa masuk ke syurga-Nya? Apakah aku sudah menomer satukan-Mu di hatiku ini? Apakah Engkau meridhai atas apa yang aku lakukan selama 19 tahun yang telah ku lewati? Maafkan hamba-Mu ini ya Rabb. Begitu sayangnya Engkau kepadaku. Sampai 19 tahun ini Engkau masih memberiku kesempatan dan waktu untuk bisa terus kembali kepada-Mu. Padahal diri ini selalu kufur dan dzalim kepada-Mu. Bahkan Engkau tak pernah lelah membimbing diriku untuk berubah menjadi lebih baik di mata-Mu. Terimakasih ya rabb. Terimakasih Engkau telah menempatkanku dikehidupan mereka. Terimakasih semuanya atas apapun itu.

No comments:

Post a Comment