Wednesday, December 23, 2015

Cerita-Nya yang Membingungkan

Asia Afrika, Bandung
Aku tak ingin yang dulu terjadi lagi. Cukup satu kali dan tak ingin melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Aku tak ingin menyakiti orang lain dengan perasan yang tak pasti. Jujur bayangan dirinya sering tergambar dalam benak. Perasaan ini masih ada dan terus tumbuh. Rindu yang tak jarang ku rasakan dalam bisu. Diam-diam ku sebut nama dirinya dalam do'a, menanyakan apakah sosok dirinya yang terus ada dalam setiap langkahku ini adalah seseorang yang akan menjadi jalanku dimasa depan nanti. Meminta jalan atas cerita-Nya yang akan terus berlanjut, serta menitipkan rindu dan memasrahkan perasaan ini didalamnya. Bukan aku tak ingin dirinya tahu tentang diriku yang satu ini. Bukan. Melainkan aku hanya ingin Dia yang menyatukan aku dan dan dirinya dalam cerita-Nya yang indah. Terus memperbaiki diri itulah yang bisa ku lakukan sekarang dan terus mengikuti cerita-Nya yang akan terus berjalan.
Sekarang seseorang yang lain datang. Berusaha mengganti semua bayangmu, mengganti perasaan rindu ini. Namun, seutuhnya dirimu masih belum tergantikan. Terus apa maksud semua ini? Apa ini jawaban dari-Nya? Jika dirinya yang selama ini kurindu bukanlah bagian takdirku dari-Nya nanti kenapa semua tentang dirinya belum bisa tergantikan dengan sosok baru yang Engkau kirim dalam kehidupanku? Kenapa Engkau masih membuatku menyimpan perasaan ini untuk dirinya? Lantas untuk apa Engkau kirim seseorang yang baru ini untukku? Apa Engkau tak tahu laki-laki ini lemah tentang perasaan dan hati? Aku yakin Engkau tahu akan hal itu. Tapi kenapa cerita-Mu berlanjut seperti ini? aku tak ingin ada hati seseorang yang tersakiti. Aku tak ingin perasaan yang Engkau beri sebagai anugerah untuk kami malah justru membuat seseorang sakit hati. Maka dari itu aku pasrahkan segalanya hanya padaMu ya Rabb. Semoga Engkau selalu menjaga hati untuk setiap hambaNya.

No comments:

Post a Comment